Skip to main content

28th

Kebiasaan bangun subuh beberapa hari ini, membuat aku bangun subuh lagi today. And suddenly i decided to write this post. Semua yang aku tulis di sini adalah real dan benar-benar aku alami sendiri. Aku berharap semua ini bisa jadi pelajaran untuk kalian yang membaca ya. 

Di umurku yang ke 28 ini (today is not my birthday sih.. hahaha.. cuma mau kasih tau ini semua yang aku rasakan di umur 28 ini) aku banyak sekali mengalami beberapa hal yang entahlah, i dnt knw how to say it. Yaa dalam beberapa hal aku merasa bahagia, tapi ternyata ujungnya membawa kesedihan tapi juga membawa pelajaran yang sangat berharga di hidupku.

Kalau kalian sering baca di buku or website tentang petuah-petuah atau nasihat hidup yang ditulis oleh mereka, percaya saja guys!!! Mereka menulis seperti itu karena mereka sudah mengalami sendiri. Beberapa hal sepeerti :

1. Jangan percaya janji manis cowok
Pecayalah mereka menulis ini bukan karena sakit hati. Ini semua benar adanya. lebih baik pria yang tidak banyak janji tapi melakukan beberapa hal, daripada janji banyak hal tapi tidak ada yang dilakukan. Pada dasarnya pria adalah mahluk yang tidak multitasking. Jadi hal-hal yang akan mereka buat hanyalah yang ada di hadapan mereka saat itu juga. 
Bagi kalian yang sedang menunggu janji-janji manis dari seorang pria, hanya satu pesanku. Jangan anggap serius janji itu and just take it easy. Maksudku adalah ya kalo dia buat syukur, ga ya sudah, ga perlu sakit hati. Pola pikir seperti ini akan menyelamatkan kalian dari sakit hati. Bagi kalian yang masih berumur di bawah 28 dan masih enjoy dalam hidup (belum dikejar target untuk married), boleh kok kalau mau nunggu dan percaya janji-janji (manis ato ga) dari seorang cowok. Tapi bagi kalian yang sudah berasa dikejar target, lebih baik, tinggalkan saja cowok yang kebanyakn janji. Cowok itu manusia, bukan Tuhan. Yang bisa kita pegang adalah janji Tuhan. Bukan janji seorang cowok. Lebih baik kamu menunggu cowok yang banyak take action daripada yang cuma janji di mulut. Cowok cuma bisa janji, GA PANTAS buat ditunggu girls. Aku sudah mengalami sendiri. Menunggu seorang cowok selama 3 bulan dan akhirnya dia lenyap. Kebanyakan percaya janji manis cowok sih. Hahhahahaa.... Akhirnya waktu dan tenaga terbuang sia-sia.
Remember girls, you already 28. Be mature and be wise. 

2. Cowok baik banget pasti ada maunya
Cowok baik, itu wajar. Tapi kalau baiknya sudah over, kita harus waspada. Di sini aku bukan mengajarkan untk negative thinking ya. Tapi itulah kenyataannya. Keluarga sendiri saja (0m, Tante, dll.) ga mungkin baik banget sama kita, apalagi ini hanya seorang cowok yang notabene lagi PDKT sama kita.
Kata Mama jangan mudah luluh hanya karena seorang cowok begitu peduli dan care dengan kita. Namanya juga PDKT, pasti mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan hati kita. So be careful girlss. Kenapa? Karena kita perempuan memang mudah luluh dengan hal seperti itu. Dan kalau sudah mendalam, kita akan mulai merasa tergantung pada cowok itu, dan mulai tumbuh rasa sayang, rasa cinta, rasa tidak mau kehilangan. Siapa yang rugi? Kita sendiri!! Cowok itu gampang jatuh hati dan gampang move on. Beda dengan kita seorang cewek. Lama buat jatuh hati dan lama move on. Move on itu ga gampang lho. lebih baik kita menanggapi perhatian itu dengan biasa saja. Dan kita ga tahu kan kalau kita sedang tidak bersama, apa cowok itu juga melakukan hal yang sama kepada temen ceweknya yang lain? Jangan-jangan kita yang keGRan. Orang baik belum tentu naksir kita lho.

3. Lebih baik cowok yang menyayangi kita
Kalau cowok itu galak tapi maksudnya baik, jangan diputusin! Aku pernah menyesal akan hal ini. Dan itu aku jadikan pelajaran sampai sekarang. Dulu waktu kuliah, aku punya pacar. Aku waktu itu manja banget. Dan cowoku ini berusaha mendidik aku supaya lebih mandiri.Bagiku saat itu dia adalah cowok yang galak dan ga mau menuruti apa yang aku minta. Aku putusin dia waktu itu. Karena aku merasa papa mamaku saja tidak pernah memarahiku seperti yang dia lakukan. Kenapa dia begitu?
Dan beberapa hari setelah itu papa ternyata meninggal karena sakit (ga ada hubungannya dengan putus ini ya, cuma info aja kalau papa meninggal beberapa hari kemudian). Semua hidupku berubah drastis. Sebagai anak pertama, aku merasa bertanggung jawab atas keluargaku. Atas mama dan adik-adikku. Aku bekerja dari pagi hingga malam demi mereka. Semua itu aku rela lakukan tanpa mengenal lelah karena aku sayang mereka.
Di situ aku mulai menyadari bahwa mantanku waktu itu berusaha mendidik aku untuk menjadi mandiri seperti ini. Aku baru sadar bahwa dia tiak jahat. Dia hanya berusaha mendidikku.
Menyesal putus dengan dia? Iya. Tapi di satu sisi aku juga bahagia akrena dia mendapatkan pasangan hidup yang membuat dia bahagia. Dia sudah menikah dan punya anak saat ini.
Setelah putus itu padahal dia masih menungguku. Sampai aku mendapatkan pacar baru. Baru dia memutuskan untuk move on. Akupun baru menyadari hal itu. 
Dan 1 hal yang tidak akan pernah aku lupakan adalah ternyata dia pernah nangis-nangis ke mama dan bertanya bagaimana cara menghadapiku. Dan itu semua baru aku ketahui setelah kita putus dan beberapa tahun kemudian baru mama cerita ke aku.

4. Tuhan dan keluargamu adalah segalanya dan nomer 1
Kalau melakukan sesuatu, ingatlah kamu punya keluarga. Mama selalu mengajarkan untuk berpikir sebelum melakukan sesuatu. Berhati-hati, jangan sampai mama dan adik-adikku terkena karma dari apa yang aku buat.
Kalau hubunganmu atau pekerjaanmu menjauhkanmu dari Tuhan dan keluargamu, coba introspeksi diri dan beroda. Apakah ini benar? Karena segala sesuatu yang benar tidak akan menjauhkan kamu dari Tuhan dan Keluargamu.
Coba dingat-ingat kembali, sebelum ada kejadian ini, apakah aku lebih dekat dengan mereka? Atau sekarang membawa aku lebih dekat ke mereka?
Jangan pernah tinggalkan Tuhan. Seorang tante di Gereja pernah berkata, 'saat kamu sedih, Tuhan juga sedih.' Saat kamu merasa sendiri dan Tuhan meninggalkan kamu, percayalah kalau Tuhan tetap berada di sampingmu. Tuhan tidak pernah meninggalkanmu. Kalau Tuhan meninggalkanmu, kamu ga akan mungkin bisa melewati semua permasalahan hidupmu.






Comments